my life is my life...ini hanya tentang ku bersama mereka yang ada di sekitar ku. setiap manusia memiliki fase yang berbeda,jalan yang berliku,proses yang melelahkan,serta pencarian jati diri yang akan sukses membuatmu menangis dan membuatmu tersenyum. jujur,ku akui semua hal itu ku alami.
menagis karena aku tersingkir oleh keadaan ekonomi,rasa ini membuat aku tahu bahwa tak semua orang kaya bisa memiliki kekayaan hati,tak semua orang kaya dapat bersaing dengan cara yang positif,kadang uang dapat membeli peraturan.
terluka karena aku di biarkan untuk bangun sendiri tanpa uluran tangan saudara, rasa ini mengajarkan aku betapa pentingnya hidup mandiri,suatu waktu aku bisa berada di posisi tertinggi dan tidak menutup kemungkinan suatu waktu aku berada di posisi terendah namun dengan sikap mandiri yang di punya,semua kondisi akan dengan mudah di lalui.
pilu karena aku hanya dapat memandang orang yang ku kagumi dari jauh tanpa dapat menyapa, rasa ini sungguh membuatku bingung harus berbuat apa dan seolah semua serba salah namun dari rasa ini aku jadi sangat tahu seperti apa sebuah "pengharapan" itu,bahkan aku seperti berteman dengan kalimat "pengharapan",saat ini aku masih memilih untuk berharap.
Dan merintih disertai sesak nafas karena aku di tinggal pergi dari dunia,kawan hal seperti ini bak kiamat kecil didalam hidupku. semua kenangan tentang bapak ku berputar sangat cepat di momori kepala ku namun tak satu detik pun aku mampu menghentikan waktu,walau hanya untuk meminta maaf dan mengucapkan rasa cintaku padanya. aku rasa saat itu aku ingin hilang......
Semua rasa itu sudah terjadi di kehidupan ku, aku sangat percaya bahwa ALLAH SWT MAHA PENYAYANG LAGI MAHA KUASA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar