Sabtu, 06 Januari 2018

“Pegang tanganku,jangan pernah lepaskan
Walau ku mulai lelah dan tak bersinar
Remas sayapku,jangan pernah lepaskan
Bila ku ingin terbang meninggalkan mu”
*
*
*
Aku adalah manusia. Yang di bawah langitnya menjadi hamba dan yang dipermukaan buminya menjadi pemimpin seraya tunduk dalam aturan-Nya. Iyaah... aku adalah hamba. Tak kan pernah ku kecewa atas keputusan-Nya, dan tak kan pernah ku marah atas takdir-Nya. Tak akan, karena IA terus hadirkan kasih sayang dalam setiap moment ku.Di pagi saat ku buka mata hingga di malam saat ku menutup mata.
Dan mata ini,merekam cerita.
I am Sorry !!!!!
Aku tahu kau membuat kesalahan apa, aku tahu . Tapi kau tak mengucapakan.  Hanya maaf.  Kau tak mengizinkan aku sama sekali untuk berkata, kenapa ? karena tak ada pilihan apapun untuk ku kecuali memaafkan. Dan itu membuatku menangis.
Aku ingin marah, berteriak seperti orang pada umumnya tapi kata maaf itu memberi batas atas ruang-ruang emosi yang mulai meluap. Iyaahhh, jangan marah...jangan marah... bagimu surga. Dalam suatu hadist yang ku ingat. Dan terimakasih, semoga ini membuatku menggapai ridho-Nya.



Desember,2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

twitter

https://twitter.com/tina_mareta