Cintailah islam
MihrimaH
Disini, ditempat wadah yang kau pijak
Disini, ditempat rupa-rupa cerita insan manusia
Ada secercah cahaya setelah gelap
Ada buih embun setelah kerontang
Gempita suara diangkasa sana
Rimbunnya warna di luar sana
Bersinar cahaya di ufuk timur
Semilir lagu mendesir merdu
Lihat. . . islam itu telah datang
Sambut. . . dengan juta tangan kebaikan
Hadir, membawa tiap kalam
Pesona, insan mulia dalam penerapan
Lalu ? mengapa kau tak cinta ?
Bukankah islam membuatmu mulia ?
Bukankah islam mengangkatmu dari hina ?
Mengapa kau tak cinta ?
Ohh, ternyata disana, ada dipinta
Ragam perjuangan terselimut agenda
Ikhlas mendalam penuh takwa
Meniti jalan hantarkan daulah islam
Tegakkan syariat di tanah lapang
Hamparkan islam di tiap relung jiwa
Cintailah islam. . .
Ajaklah dirimu berjuang
Pejuang dakwah tidaklah mengukir rupanya
Walau dengan sepercik derita
Namun rautnya bisikkan indahnya taman di halaman surga
Bangkitlah denga islam
Yang terikat simpul iman
Terjagalah tiap malam
Tuk bergegas menuju Khilafah yang kan terulang
Ajaklah dirimu mengambil peran
Wahai kaum intelektual
Dengan sejuta dalil dan aksioma
Jangan mandul, bisu kebiri oleh penting dan kepentingan
individual
Jangan hanyut, mengikuti irama ritme system nan rusak
Buat islam tersudut dan terpojok
Mereka bilang. . . islam keras
Tertinggal dan tak relavan zaman
Mereka bilang. . . islam radikal
Tak peduli dan tak cocok dinegeri ini
Lalu ku tanya pada mereka. . .
Dimana iman dan cintamu ?
Tuk Allah dan Rasulmu ?
Wahai diri. . . bertanyalah. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar